ADSENSE Link Ads 200 x 90
ADSENSE 336 x 280
![]() |
| hujan badai, banjir besar |
Banjir dapat terjadi karena
hujan yang terus menerus turun atau karena adanya hujan deras, bisa juga karena
banjir kiriman. Jika yang terjadi adalah hujan yang begitu deras di tempat kita
atau hujan yang tidak kunjung berhenti, maka kita bisa meminta pada Allah untuk
memalingkan hujan tersebut pada tempat yang lebih manfaat dengan mengamalkan
do’a yang diajarkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Do’a yang
dimaksud adalah sebagai berikut:
اَللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ
عَلَيْنَا، اَللَّهُمَّ عَلَى اْلآكَامِ وَالظِّرَابِ، وَبُطُوْنِ اْلأَوْدِيَةِ
وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ
“Ya
Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan yang merusak kami.
Ya, Allah! turunkanlah hujan di dataran tinggi, di bukit-bukit, di perut lembah
dan tempat tumbuhnya pepohonan.” 1
Do’a di atas disebutkan dalam
hadits Anas bin Malik, ketika hujan tak kunjung berhenti (dalam sepekan),
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallamlantas memohon pada Allah agar cuaca
kembali cerah. Lalu beliau membaca do’a di atas. (HR. Bukhari no. 1014 dan
Muslim no. 897).
Do’a tersebut berisi permintaan
agar cuaca yang jelek beralih cerah dan hujan yang ada berpindah pada tempat
yang lebih membutuhkan air. [ed]
Atau untuk ringkasnya membaca:
اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا، وَلاَ
عَلَيْنَا
"Ya
Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, jangan yang merusak
kami"
Ibnu Hajar
Al-Asqalani rahimahullah berkata menjelaskan hadits, “Maksud
hadits ini adalah memalingkan hujan dari pusat kehidupan, al-aakaam
adalah jamak dari akmah dengan memfathahkan hamzah, yaitu gunung kecil atau apa
yang tinggi di bumi (dataran tinggi). Adz dziraf maknanya adalah
bukit yang kecil. Adapun penyebutan lembah karena di situlah tempat
berkumpulnya air dalam waktu yang lama sehingga bisa dimanfaatkan oleh manusia
dan binatang ternak.”2
Ibnu Daqiq
Al-‘Ied rahimahullah berkata, “Hadits ini merupakan dalil
doa memohon dihentikan dampak buruk hujan, sebagaimana dianjurkan
untuk berdoa agar turun hujan, ketika lama tidak turun. Karena semuanya
membahayakan (baik lama tidak hujan atau hujan yang sangat lama, pent).”3
Syaikh Abdul Aziz bin
Biz rahimahullah berkata, “Selama hujan tidak membawa bahaya
maka –alhamdulillah– ucapkan doa:
اللهم صيّباً نافعاً، مطرنا بفضل
الله ورحمته
Jika hujan ini memberatkan,
maka berdoalah:
اللهم حوالينا ولا علينا
Jadi, bagi saudara-saudara kami
yang merasakan hujan yang begitu deras, amalkanlah do’a di atas. Moga hujan
tersebut turun tidak membawa musibah banjir. Moga dengan diberikannya ujian,
kita sadar untuk bertaubat pada Allah. Moga kita pun terus diberi kesabaran.
[ed]
Tolong Bantu Sebarkan !!!
—
Penyusun: dr. Raehanul
Bahraen
Editor: M. Abduh Tuasikal
Artikel Muslim.Or.Id
—
1 HR. Al-Bukhari 1/224 dan
Muslim 2/614
2 Fathul Baari 2/505,
Darul Ma’rifah, Beirut, 1379 H, syamilah
3 Ihkam Al-Ahkam, 1/358.
Mathba’ah As-Sunnah Muhammadiyyah, syamilah
4 Sumber: http://www.binbaz.org.sa/mat/4123

0 Response to "Amalkan Doa Ini Ketika Banjir Atau Hujan yang Tak Kunjung Berhenti"
Post a Comment